Panduan Memimpin Doa Rosario
Rp 10.000
Format
PDF Digital
Download
Instant
Halaman
80 halaman
147 x dilihat
Sinopsis
Ebook Panduan Memimpin Doa Rosario adalah panduan praktis bagi siapa saja yang ingin memimpin doa Rosario dengan baik, benar, dan penuh penghayatan. Buku ini tidak hanya menyajikan urutan doa, tetapi juga membekali pembaca dengan teknik membuka doa, mengatur intonasi, membangun suasana khidmat, serta melibatkan umat secara aktif.
Disusun dengan bahasa yang sederhana namun mendalam, ebook ini membantu pemimpin doa menjadi fasilitator yang mampu menuntun umat masuk dalam permenungan misteri Kristus bersama Bunda Maria. Cocok bagi pemula maupun yang sudah berpengalaman, buku ini menjadi pegangan yang memperkaya pelayanan doa agar semakin hidup, menyentuh hati, dan berbuah dalam kehidupan iman sehari-hari.
DAFTAR ISI (Total 80 Halaman)
KATA PENGANTAR
BAGIAN I PENDAHULUAN
BAGIAN II – DASAR ROHANI ROSARIO
1. Makna Doa Rosario
2. Dasar Kitab Suci Rosario
3. Peran Maria dalam Iman Katolik
4. Mengapa Rosario Tetap Relevan Saat Ini
BAGIAN III – TEKNIK MEMIMPIN DOA ROSARIO
1. Cara Membuka Doa yang Menyentuh
2. Intonasi dan Tempo saat Memimpin
3. Membagi Peran (Pemimpin & Umat)
4. Mengatur Suasana (Hening, Khidmat, Tidak Terburu-buru)
5. Kesalahan Umum saat Memimpin Rosario
BAGIAN IV TEKS PEMBUKAAN BULAN ROSARIO
BAGIAN V – TEKS LENGKAP DOA ROSARIO
1. PERISTIWA-PERISTIWA GEMBIRA (SENIN, SABTU)
2. PERISTIWA-PERISTIWA SEDIH (SELASA DAN JUMAT)
3. PERISTIWA-PERISTIWA MULIA (RABU DAN MINGGU)
4. PERISTIWA-PERISTIWA TERANG (KAMIS)
BAGIAN VI – SKENARIO MEMIMPIN (PRAKTIS – PENJELASAN MENDALAM)
1. Rosario di Rumah Duka
2. Rosario di Lingkungan
3. Rosario Bulan Maria / Oktober
4. Rosario untuk Orang Sakit
5. Rosario Kaum Muda
6. Prinsip Emas Pemimpin Rosario
BAGIAN VII – KESALAHAN FATAL DALAM DOA ROSARIO (YANG JARANG DISADARI)
1. Berdoa Tanpa Hati (Rutinitas Kosong)
2. Terlalu Cepat (Seolah-olah Mengejar Selesai)
3. Tidak Merenungkan Peristiwa (Hilangnya Inti Rosario)
4. Mengabaikan Keheningan
5. Fokus pada Diri Sendiri (Bukan pada Tuhan)
6. Tidak Melibatkan Umat (Dalam Doa Bersama)
7. Kurang Persiapan (Spontan Tanpa Penghayatan)
8. Menganggap Rosario sebagai Kewajiban, Bukan Kebutuhan
9. Tidak Menghubungkan Doa dengan Hidup Nyata
10. Berhenti pada Kata, Tidak Masuk ke Relasi
PENUTUP
DAFTAR PUSTAKA
Disusun dengan bahasa yang sederhana namun mendalam, ebook ini membantu pemimpin doa menjadi fasilitator yang mampu menuntun umat masuk dalam permenungan misteri Kristus bersama Bunda Maria. Cocok bagi pemula maupun yang sudah berpengalaman, buku ini menjadi pegangan yang memperkaya pelayanan doa agar semakin hidup, menyentuh hati, dan berbuah dalam kehidupan iman sehari-hari.
DAFTAR ISI (Total 80 Halaman)
KATA PENGANTAR
BAGIAN I PENDAHULUAN
BAGIAN II – DASAR ROHANI ROSARIO
1. Makna Doa Rosario
2. Dasar Kitab Suci Rosario
3. Peran Maria dalam Iman Katolik
4. Mengapa Rosario Tetap Relevan Saat Ini
BAGIAN III – TEKNIK MEMIMPIN DOA ROSARIO
1. Cara Membuka Doa yang Menyentuh
2. Intonasi dan Tempo saat Memimpin
3. Membagi Peran (Pemimpin & Umat)
4. Mengatur Suasana (Hening, Khidmat, Tidak Terburu-buru)
5. Kesalahan Umum saat Memimpin Rosario
BAGIAN IV TEKS PEMBUKAAN BULAN ROSARIO
BAGIAN V – TEKS LENGKAP DOA ROSARIO
1. PERISTIWA-PERISTIWA GEMBIRA (SENIN, SABTU)
2. PERISTIWA-PERISTIWA SEDIH (SELASA DAN JUMAT)
3. PERISTIWA-PERISTIWA MULIA (RABU DAN MINGGU)
4. PERISTIWA-PERISTIWA TERANG (KAMIS)
BAGIAN VI – SKENARIO MEMIMPIN (PRAKTIS – PENJELASAN MENDALAM)
1. Rosario di Rumah Duka
2. Rosario di Lingkungan
3. Rosario Bulan Maria / Oktober
4. Rosario untuk Orang Sakit
5. Rosario Kaum Muda
6. Prinsip Emas Pemimpin Rosario
BAGIAN VII – KESALAHAN FATAL DALAM DOA ROSARIO (YANG JARANG DISADARI)
1. Berdoa Tanpa Hati (Rutinitas Kosong)
2. Terlalu Cepat (Seolah-olah Mengejar Selesai)
3. Tidak Merenungkan Peristiwa (Hilangnya Inti Rosario)
4. Mengabaikan Keheningan
5. Fokus pada Diri Sendiri (Bukan pada Tuhan)
6. Tidak Melibatkan Umat (Dalam Doa Bersama)
7. Kurang Persiapan (Spontan Tanpa Penghayatan)
8. Menganggap Rosario sebagai Kewajiban, Bukan Kebutuhan
9. Tidak Menghubungkan Doa dengan Hidup Nyata
10. Berhenti pada Kata, Tidak Masuk ke Relasi
PENUTUP
DAFTAR PUSTAKA